
Sambut HUT ke-8, Adapundi gelar CSR #BeraniWujudkan Untuk Bumi di Muara Gembong, dengan menanam 888 mangrove, donasi perahu, dan bantuan UMKM Kebaya.
Adapundi menyelenggarakan kegiatan literasi dan inklusi keuangan di Universitas Udayana, Bali, guna meningkatkan pemahaman mahasiswa dan UMKM terhadap layanan keuangan digital yang aman dan bertanggung jawab.
Piramida perencanaan keuangan merupakan konsep yang membantu kamu menyusun prioritas finansial secara bertahap, mulai dari kebutuhan paling mendasar hingga tujuan jangka panjang. Alih-alih langsung fokus berinvestasi atau mengejar keuntungan besar, piramida ini mengajarkan pentingnya membangun fondasi keuangan yang kuat terlebih dahulu.
Melalui artikel ini, kamu akan memahami setiap lapisan dalam piramida perencanaan keuangan dan bagaimana memanfaatkan pinjaman daring secara bijak sebagai bagian dari strategi keuangan.
Piramida perencanaan keuangan adalah gambaran mengenai urutan prioritas dalam mengelola keuangan pribadi.
Bentuk piramida menunjukkan bahwa semakin ke bawah, semakin penting pondasi yang harus dibangun terlebih dahulu. Setelah fondasi tersebut kokoh, kamu baru bisa melangkah ke tingkat berikutnya dengan lebih aman.
Melalui piramida ini, setiap keputusan keuangan menjadi lebih terarah karena memiliki urutan yang jelas. Kamu pun dapat membangun kondisi finansial yang lebih sehat sekaligus mempersiapkan masa depan secara bertahap.
Baca Juga: 11 Cara Mengatur Keuangan Pribadi yang Efisien
Piramida keuangan terdiri dari beberapa tingkatan yang harus dipenuhi secara berurutan. Melewati satu lapisan tanpa fondasi yang kuat bisa membuat rencana keuanganmu goyah.
Berikut penjelasan tiap lapisannya:
Lapisan paling bawah adalah perlindungan dasar. Tahap ini mencakup perlindungan terhadap risiko yang dapat mengganggu kondisi keuangan, seperti sakit, kecelakaan, atau kehilangan penghasilan.
Proteksi dapat berupa kepesertaan BPJS maupun asuransi sesuai kebutuhan. Tujuannya agar ketika terjadi risiko yang tidak diinginkan, kondisi keuangan tetap terjaga dan tabungan tidak langsung terkuras.
Setelah memiliki perlindungan dasar, langkah berikutnya adalah membangun dana darurat.
Dana ini berfungsi sebagai cadangan ketika menghadapi situasi tak terduga, seperti kehilangan pekerjaan, biaya kesehatan, atau kebutuhan mendesak lainnya.
Idealnya, dana darurat disimpan pada instrumen yang mudah dicairkan. Besarnya dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing, misalnya tiga hingga enam kali pengeluaran bulanan untuk pekerja lajang.
Pada tahap ini, fokuslah melunasi utang konsumtif yang berbunga tinggi dan memastikan cicilan tetap sesuai kemampuan finansial.
Sebaiknya total cicilan bulanan tidak membebani sebagian besar pendapatan agar kondisi keuangan tetap sehat.
Jika membutuhkan tambahan dana, pastikan memilih layanan pinjaman daring yang legal, transparan, dan telah berizin dan diawasi OJK seperti Adapundi agar prosesnya lebih aman.
Ketika fondasi keuangan sudah kuat, kamu bisa mulai memperbesar aset melalui tabungan dan investasi.
Tabungan cocok digunakan untuk tujuan jangka pendek, sedangkan investasi dapat membantu mengembangkan nilai aset dalam jangka menengah hingga panjang.
Pilihan instrumennya pun beragam, mulai dari deposito, reksa dana, obligasi, hingga saham sesuai profil risiko.
Puncak piramida berisi tujuan finansial jangka panjang. Contohnya adalah dana pensiun, biaya pendidikan anak, pembelian properti, hingga perencanaan warisan.
Tahap ini bertujuan menjaga kesejahteraan keluarga di masa depan sekaligus memastikan aset yang dimiliki dapat dikelola dengan baik.
Perencanaan yang matang membuat tujuan jangka panjang terasa lebih realistis dan dapat dicapai secara bertahap.
Membangun piramida perencanaan keuangan tidak harus dimulai dengan penghasilan besar. Berikut ini cara membuat piramida perencanaan keuangan yang tepat:
Mulailah dengan menghitung seluruh pemasukan, pengeluaran, aset, tabungan, investasi, serta kewajiban yang kamu miliki.
Evaluasi ini membantu mengetahui posisi keuangan secara objektif sehingga lebih mudah menentukan langkah perbaikan yang diperlukan.
Jangan terburu-buru mengejar investasi apabila dana darurat belum tersedia atau masih memiliki utang konsumtif yang besar.
Susun prioritas mengikuti urutan piramida agar setiap lapisan saling mendukung dan memberikan fondasi yang lebih kokoh.
Anggaran menjadi alat penting untuk mengontrol arus kas setiap bulan. Pisahkan alokasi untuk kebutuhan pokok, tabungan, investasi, cicilan, dana darurat, dan hiburan.
Pastikan anggaran yang dibuat tetap realistis sehingga lebih mudah dijalankan secara konsisten.
Setiap tahap membutuhkan instrumen yang berbeda. Dana darurat sebaiknya disimpan pada rekening tabungan atau deposito yang mudah dicairkan. Sementara itu, investasi dapat dipilih sesuai tujuan dan profil risiko.
Begitu pula ketika membutuhkan pembiayaan, pastikan memilih layanan yang memiliki proses transparan sehingga tidak mengganggu kondisi keuangan dalam jangka panjang.
Kebutuhan finansial setiap orang akan berubah seiring bertambahnya usia. Oleh sebab itu, penerapan piramida perencanaan keuangan juga perlu disesuaikan dengan fase kehidupan yang sedang dijalani.
Pada usia ini, fokus utama adalah membangun kebiasaan finansial yang sehat. Mulailah memiliki dana darurat, mengatur anggaran, menghindari utang konsumtif berlebihan, serta mulai belajar berinvestasi dengan nominal kecil.
Memasuki usia 30-an, tanggung jawab biasanya semakin besar karena mulai membangun keluarga atau memiliki aset.
Prioritasnya adalah memperbesar dana darurat, meningkatkan perlindungan asuransi, mengelola cicilan secara sehat, dan memperluas investasi untuk berbagai tujuan.
Pada tahap ini, perhatian lebih banyak diarahkan pada dana pensiun, pendidikan anak, serta pengelolaan aset.
Semakin awal persiapan dilakukan, semakin ringan pula beban finansial yang harus ditanggung menjelang masa pensiun.
Pinjaman sering dipandang negatif. Padahal, jika digunakan secara tepat dan bertanggung jawab, pembiayaan dapat menjadi salah satu alat untuk mendukung perencanaan keuangan.
Berikut ini peran pinjaman yang dapat membantu kamu:
Dalam kondisi mendesak, pinjaman daring dapat dipertimbangkan sebagai opsi terakhir apabila dana darurat belum mencukupi dan kebutuhan tidak bisa ditunda.
Namun, pinjaman tetap menimbulkan kewajiban pembayaran, sehingga jumlah pinjaman harus disesuaikan dengan kemampuan bayar dan rencana pelunasan yang jelas.
Pembiayaan juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan produktif, seperti modal usaha, biaya pendidikan, atau kebutuhan kerja yang berpotensi meningkatkan penghasilan.
Penggunaan dana untuk tujuan produktif umumnya memberikan manfaat jangka panjang dibandingkan pengeluaran konsumtif.
Ada kalanya pemasukan belum diterima sementara kebutuhan penting sudah harus dipenuhi.
Pada situasi seperti ini, pinjaman dapat membantu menjaga arus kas tetap berjalan sehingga aktivitas sehari-hari maupun pekerjaan tidak terganggu.
Kuncinya adalah menggunakan pembiayaan secara terukur dan memiliki rencana pelunasan yang jelas.
Pinjaman sebaiknya hanya digunakan untuk kebutuhan yang jelas, terukur, dan telah diperhitungkan dalam anggaran bulanan. Pastikan total cicilan tidak mengganggu kebutuhan pokok, dana darurat, maupun tujuan keuangan lainnya.
Untuk menjaga kondisi keuangan tetap sehat, pastikan total kewajiban pembayaran tidak melebihi kemampuan bayar. Untuk pendanaan konsumtif, rasio pembayaran pokok dan manfaat ekonomi terhadap penghasilan perlu mengikuti ketentuan yang berlaku, yaitu paling tinggi 30% sejak 2026.
Piramida perencanaan keuangan mengajarkan bahwa setiap lapisan memiliki peran penting dalam membangun kondisi finansial yang sehat, termasuk pengelolaan utang yang tepat.
Ketika digunakan secara bijak, pembiayaan dapat membantu menjaga stabilitas keuangan sekaligus mendukung berbagai kebutuhan produktif.
Jika kamu membutuhkan tambahan dana, Adapundi hadir sebagai solusi pinjaman daring yang aman karena telah berizin dan diawasi OJK.
Kamu bisa mengajukan limit hingga Rp100.000.000 hanya menggunakan KTP, tanpa jaminan, serta menikmati proses pengajuan yang cepat dan praktis secara online.
Segera download aplikasi Adapundi sekarang melalui Play Store atau App Store, lengkapi data diri, lalu ajukan pinjaman sesuai kebutuhanmu!
Referensi: