
Sambut HUT ke-8, Adapundi gelar CSR #BeraniWujudkan Untuk Bumi di Muara Gembong, dengan menanam 888 mangrove, donasi perahu, dan bantuan UMKM Kebaya.
Adapundi menyelenggarakan kegiatan literasi dan inklusi keuangan di Universitas Udayana, Bali, guna meningkatkan pemahaman mahasiswa dan UMKM terhadap layanan keuangan digital yang aman dan bertanggung jawab.
Mengatur keuangan pemula bisa dimulai dengan memahami kondisi finansial, mengatur prioritas, dan menjalankan perencanaan keuangan secara konsisten.
Walau terdengar sederhana, cara mengatur keuangan pemula dan tips mengatur keuangan masih menjadi tantangan bagi banyak orang karena perlu menyesuaikan pendapatan dan pengeluaran dengan kebutuhan sehari-hari. Mari simak artikel Adapundi berikut ini untuk tahu lengkapnya!
Mengatur keuangan sejak awal membantu kamu membentuk pola penggunaan uang yang lebih terkontrol. Tanpa kebiasaan ini, pengeluaran cenderung mengikuti gaya hidup dan keinginan, bukan kebutuhan pokok.
Dengan mengelola keuangan sejak dini, kamu dapat lebih bijak dalam mengambil keputusan finansial untuk masa depan. Beberapa manfaat utama pengelolaan finansial meliputi:
Baca juga: Cara Mengatur Keuangan Setelah Lebaran agar Tidak Boncos di Bulan Berikutnya
Untuk kamu yang baru mulai, fokus pada langkah dasar yang bisa langsung diterapkan. Tidak perlu kompleks, yang penting konsisten. Dengan kelola keuangan secara tepat, kamu dapat membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat untuk masa depan. Lakukan 5 cara mengatur keuangan ini:
Mulai dari menghitung total pendapatan dan seluruh pengeluaran dalam satu bulan. Catat semua sumber penghasilan, termasuk gaji, dan bandingkan dengan pengeluaran rutin.
Dari sini, kamu bisa melihat apakah kondisi keuangan saat ini sudah seimbang atau masih defisit. Ini menjadi dasar untuk menentukan langkah berikutnya serta membantu menghindari utang yang tidak perlu.
Catat setiap transaksi, termasuk pengeluaran kecil saat belanja. Tanpa pencatatan, kamu tidak akan tahu ke mana uang digunakan.
Gunakan metode sederhana, seperti catatan di ponsel atau aplikasi keuangan. Yang penting, data tercatat secara konsisten dan bisa dievaluasi. Kamu juga dapat membuat daftar pengeluaran bulanan agar lebih mudah melakukan evaluasi dan mencari peluang untuk hemat.
Pisahkan pengeluaran yang benar benar diperlukan dengan yang bisa ditunda. Kebutuhan biasanya berkaitan dengan hal utama seperti makan, tempat tinggal, dan transportasi.
Keinginan cenderung bersifat tambahan, misalnya membeli barang yang sebenarnya belum dibutuhkan. Dengan memahami perbedaannya, kamu bisa mengurangi pengeluaran yang tidak mendesak.
Tentukan tujuan yang ingin dicapai, secara jangka pendek dan jangka panjang, misalnya:
Gunakan metode budgeting yang sesuai dengan kondisi kamu. Salah satu cara yang bisa digunakan adalah metode 50 30 20, yaitu membagi penghasilan ke beberapa pos seperti kebutuhan, keinginan, dan tabungan.
Yang terpenting, pastikan ada alokasi untuk tabungan dan tidak seluruh penghasilan habis untuk konsumsi. Hindari penggunaan kartu kredit secara berlebihan agar pengelolaan anggaran tetap terkendali.
Dalam menyusun anggaran, penting untuk memastikan setiap kebutuhan memiliki alokasi dana yang jelas agar kondisi keuangan tetap terjaga. Jika muncul kebutuhan mendesak di luar perencanaan yang telah dibuat, Adapundi dapat menjadi solusi pinjaman uang mendesak yang praktis dengan proses pengajuan yang mudah dan cepat.
Saat mulai menerapkan cara mengatur keuangan untuk pemula, banyak orang fokus pada langkah yang harus dilakukan, tetapi kurang menyadari kebiasaan yang justru menghambat. Berikut beberapa kesalahan yang sering terjadi dan perlu kamu hindari sejak awal:
Tanpa anggaran, pengeluaran berjalan tanpa batas yang jelas. Kamu mungkin merasa pengeluaran masih aman, tetapi sebenarnya tidak ada kontrol terhadap alokasi uang setiap bulan. Akibatnya, pengeluaran kecil yang tidak terasa bisa menumpuk dan membuat kondisi keuangan sulit dipantau.
Kebiasaan menabung dari sisa uang sering membuat tabungan tidak pernah terbentuk. Penghasilan sudah habis digunakan terlebih dahulu, sehingga tidak ada yang tersisa untuk disimpan. Cara yang lebih efektif adalah menjadikan tabungan sebagai prioritas di awal. Setelah menerima pemasukan, langsung sisihkan sebagian untuk tabungan.
Memulai investasi tanpa kondisi keuangan yang stabil bisa menimbulkan risiko. Sebaiknya, pastikan kebutuhan dasar dan dana darurat sudah terpenuhi sebelum mulai berinvestasi. Dengan begitu, investasi bisa berjalan lebih stabil tanpa mengganggu kondisi keuangan.
Mengatur keuangan tidak berhenti setelah membuat anggaran. Lakukan evaluasi secara berkala, misalnya setiap bulan, untuk melihat apakah ada pengeluaran yang perlu dikurangi atau disesuaikan. Dengan evaluasi yang rutin, kamu bisa menjaga keuangan tetap terkontrol.
Mengatur keuangan pribadi memang memerlukan waktu dan disiplin. Namun, terkadang muncul kondisi mendesak yang membutuhkan penanganan cepat di luar rencana anggaran.
Dalam situasi tersebut, kamu memerlukan solusi yang praktis dan resmi. Adapundi hadir sebagai solusi pinjaman daring cepat cair yang dapat diakses langsung melalui aplikasi. Melalui aplikasi Adapundi, kamu bisa:
Pastikan setiap pinjaman yang diambil disesuaikan dengan kemampuan bayar agar strategi cara mengatur keuangan untuk pemula yang sedang kamu jalankan tetap terjaga.
Rencanakan sistem keuangan Anda dengan tepat dan tetap merasa aman secara finansial bersama Aplikasi Adapundi.
Rencanakan sistem keuangan pribadi dengan tepat dan tetap merasa aman finansial di saat mendesak bersama Aplikasi Adapundi.